Minggu, 31 Juli 2011

Energi Alternatif Pengganti Listrik

Minggu, 31 Juli 2011
Akhir-akhir ini sudah mulai muncul permasalahan mengenai listrik tersebut. Dimana-mana sudah mulai terjadi krisis listrik, terutama di Indonesia. Pemadaman bergilir dilakukan setiap minggunya. Pemadaman ini dimaksudkan untuk menghemat biaya pengeluaran sumber daya energi, karena PLN kekurangan sumber energi listrik. Banyak yang berusaha mencari energy alternative, dan sekarang energi alternative itu sudah di temukan.
Seperti salah satu contoh artikel yang saya baca dan saya kutip dari salah satu website. “Banjarnegara JTNR, Dinas Energi Sumber Daya Mineral dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam (ESDM dan PSDA) Kabupaten Banjarnegara mulai mengembangkan pemanfaatan energi alternatif. Tujuannya supaya warga tidak tergantung dengan energi listrik dan bahan bakar minyak (BBM) semata. Demikian dikatakan Staf Seksi Ketenagalistrikan dan Energi pada Dinas ESDM dan PSDA, Ir.Haryono Setyo W , di kantornya kemarin. 
Haryono mengatakan, pemanfaatan energi alternatif bisa menggunakan tumbuh-tumbuhan berupa buah-buahan, maupun hewan lewat kotoran ternak. ”Dalam prakteknya pemanfaatan energi tersebut sudah dilakukan di Desa Sawangan, Kecamatan Punggelan dengan dibangunnya instalasi bioetanol berbahan baku nabati dari ubi kayu. Bahan bakarnya diambilkan dari pemanfaatan potensi yang ada di lingkungannya. Begitu juga Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Desa Pesangkalan, Kecamatan Pagedongan yang memanfaatkan aliran air. Hasilnya sudah bisa dinikmati warga untuk penerangan listrik di rumah mereka,” jelasnya.
Di sisi lain, Haryono menambahkan, potensi energi alternatif berupa gas alam juga telah dimanfaatkan belasan keluarga di Dusun Pancasan, Desa Sidengok, Kecamatan Pejawaran. Selain itu, energi alternatif juga bisa diperoleh dari panas bumi, yakni di Dataran Tinggi Dieng. (Yoi ED AI)”.

Selain itu ada juga TV yang tetap mampu menyala selama dua jam meski tanpa daya listrik untuk konsumen di daerah yang listriknya sering mati. Seperti halnya Lemari tanpa listrik. Lemari pendingin ini hanya memerlukan waktu kurang lebih 5 jam per harinya untuk bisa mengisi ulang. Usai terisi penuh, material rahasia yang digunakan akan bekerja menjaga suhu kompartemen tetap stabil hingga sepuluh hari ke depan. Kulkas itu juga dilengkapi dengan sistem monitoring cerdas yang akan mendeteksi keberadaan obyek yang bersuhu hangat di dalam kompartemennya dan bereaksi dengan mengeluarkan panas yang timbul, dan menjaga suhunya tetap di antara 4oC dan 6oC.

Charger handphone merupakan benda yang sangat penting selain handphone itu sendiri. Solar charger, yaitu charger bertenaga matahari yang dapat mengatasi masalah anda diatas. Dengan adanya solar charger atau charger bertenaga matahari ini anda tidak usah khawatir untuk mencari tenaga listrik untuk men-charge batterai handphone anda, karena charger ini bekerja dengan bantuan sinar matahari. Artinya, batterai handphone anda akan terisi dengan  tanpa adanya tenaga listrik PLN. Walau di pedalaman tanpa listrik, anda masih bisa mengisi batterai handphone dan audio player anda dengan santai berkat tenaga matahari. Bentuknya yang ringkas dan ringan membuat anda tidak terbebani untuk membawa charger tenaga matahari ini.

Maka dari itu kita sebagai warga Indonesia yang mengalami pemadaman listrik bergilir. Agar pemadaman bergilir di hentikan, atau agar anda dapat menghemat biaya listrik. Sebaiknya kita bersama-sama melakukan penghematan, serta beralih pada teknologi alternative pengganti listrik.




0 komentar:

Poskan Komentar

 
◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger Templates. Blog Templates created by Web Hosting